Agen Bola Terbaik | Anak-anak Yatim di Indonesia Ikut Kejuaraan Sepakbola Internasional
Agen Bola Terbaik | Anak-anak Yatim di Indonesia Ikut Kejuaraan Sepakbola Internasional . Indonesia untuk kali pertamanya mengutus perwakilan untuk bertanding di kompetisi sepakbola Internasional Sheika Al Thani Underprivileged Children (SATUC) di Sofia, Bulgaria mulai 10 - 19 Agustus 2019. Team Indonesia akan berkompetisi dengan 15 negara di beberapa belahan dunia. 

SATUC Wolrd Cup adalah kejuaraan sepakbola yang menghadapkan serta menjadikan satu anak-anak yatim piatu, pengungsi serta kurang dapat di semua pelosok dunia. Kesempatan kali ini juga digunakan semasing neraga menjadi arena pertukaran budaya. 

Menurut Agen Bola Terbaik Kompetisi sepak bola ini telah berjalan semenjak tahun 2013 oleh SATUC, suatu organisasi nonprofit dari Mesir yang bekerja untuk menolong anak-anak kurang dapat atau kurang mujur. Akan tetapi, baru tahun ini dibawah bimbingan komune asal Bandung, Rumah Cemara, Indonesia akan unjuk gigi di kompetisi bertaraf Internasional itu. 

Manajer team Indonesia untuk SATUC Wolrd CUP, Indra Simorangkir menyampaikan sekitar delapan anak-anak dipilih untuk pergi ke Bulgaria. Mereka akan bersaing bersama dengan anak-anak dari 15 negara lainnya, yakni Bulgaria, Mesir, Inggris, Kamerun, Syria, Palestina, Maroko, Pantai Gading, serta Peru, Yaman, Meksiko, Nigeria, Irak, Kamboja, serta Liberia. 

Menurut Indra, proses seleksi dikerjakan saat 6 bulan dengan menyertakan komune sepak bola anak yang berada di komune sosial Rumah Cemara. 

" Team Indonesia datang dari seleksi yang dikerjakan pada anak yatim, anak yang hidup dalam kemiskinan serta yang kurang bernasib baik terpenting dalam hak kemasyarakatan, " kata Indra dalam tayangan pers yang di terima detikcom, Kamis (9/8/2018). 

Ia menjelaskan sepak bola sudah jadi media efisien menggerakkan pekerjaan sosial di Rumah Cemara. Sampai kini Rumah Cemara dengan teratur mengadakan League of Change yakni kompetisi sepak bola jalanan untuk komune yang terpinggirkan di Indonesia. Diluar itu, ikuti Homeless World Cup (HWC), suatu kejuaraan dunia untuk grup penduduk yang termarjinalkan dengan sosial. 

" Tiap-tiap orang memiliki hak bermain sepak bola tanpa memperbedakan orang atau komune. Sepak bola merupakan bhs universal yang begitu gampang dimengerti serta orang semakin lebih gampang sama-sama kenal. Sepak bola jadi media dimana beberapa orang bisa masih terkait, meningkatkan pertemanan serta merubah kehidupan, " tutur Indra. Agen Bola Terbaik.

Indra mengharap, lewat keikutsertaan di SATUC World Cup 2018, anak-anak asuhannya mendapatkan pengalaman riil dalam merubah kehidupan. Mereka bukan sekedar bisa punya mimpi serta berfikir besar, tetapi juga nantinya bisa bagikan kekuatannya membawa orang yang lain alami pergantian hidup lewat sepak bola.